Senin – Jumat (08.00 – 17.00)
Dewi Pertiwi (DEWI) — Mitra Perempuan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
← Kembali ke Berita
Akademi Dewi Pertiwi

Fenty Noverita: Dewi Pertiwi Terbuka bagi Seluruh Perempuan Indonesia, Kemitraan dengan PSI adalah Kendaraan Perjuangan

21 Juli 2026 · Tim Redaksi Dewi

Fenty Noverita: Dewi Pertiwi Terbuka bagi Seluruh Perempuan Indonesia, Kemitraan dengan PSI adalah Kendaraan Perjuangan

Jakarta, 13 Juli 2026 – Inisiator Gerakan Dewi Pertiwi, Fenty Noverita, secara resmi membuka Akademi Dewi Pertiwi Batch 1 di South Quarter, Jakarta. Akademi ini menjadi langkah awal kaderisasi Dewi Pertiwi sebagai organisasi perempuan mitra Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam membangun generasi baru pemimpin perempuan Indonesia. Sebanyak 50 perempuan penggerak bangsa dari berbagai latar belakang mahasiswa, aktivis, profesional, pengusaha, dan penggerak komunitas mengikuti angkatan perdana akademi ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan nasional.


Dalam sambutannya, Fenty Noverita menegaskan bahwa Dewi Pertiwi lahir sebagai ruang bersama bagi perempuan Indonesia untuk belajar, bertumbuh, membangun jejaring, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa.


Fenty juga menegaskan posisi Dewi Pertiwi sebagai organisasi perempuan mitra Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurutnya, kemitraan tersebut merupakan bentuk sinergi dalam memperjuangkan kepentingan perempuan melalui jalur kebijakan, tanpa mengurangi keterbukaan Dewi Pertiwi bagi seluruh perempuan Indonesia.


"Sebagai mitra perempuan Partai Solidaritas Indonesia, satu hal yang ingin saya tegaskan sejak awal, kemitraan itu adalah kendaraan. Kami berjalan bersama PSI karena perjuangan perempuan membutuhkan saluran politik. Namun pintu Dewi tetap terbuka bagi setiap perempuan Indonesia, tanpa syarat dan tanpa sekat," ujar Fenty Noverita.


Menurut Fenty, keberagaman justru menjadi kekuatan utama Dewi Pertiwi. Organisasi ini dibangun sebagai rumah bersama bagi seluruh perempuan Indonesia, tanpa memandang latar belakang organisasi, profesi, suku, agama, maupun pilihan politik, selama memiliki semangat untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi bagi Indonesia. Melalui semangat "Bergerak Untuk Negeri", Dewi Pertiwi mengajak setiap perempuan menjadi bagian dari gerakan yang menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat dan bangsa.

 

Mengawali rangkaian acara, Fenty Noverita memimpin prosesi peresmian Akademi Dewi Pertiwi Batch 1. Momen tersebut dilanjutkan dengan prosesi penyematan syal kepada para inisiator Dewi Pertiwi, Cheryl Tanzil, Francine Widjojo, dan Imma Kalean. Prosesi tersebut menjadi simbol kebersamaan, penghormatan, serta peneguhan komitmen dalam membangun Dewi Pertiwi sebagai rumah kolaborasi perempuan Indonesia.


Rangkaian pembukaan juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada perempuan-perempuan inspiratif dari berbagai organisasi dan profesi sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mereka dalam mendorong kemajuan perempuan Indonesia.


Salah satu sesi yang mendapat perhatian peserta adalah kehadiran Erina Sofia Gudono sebagai tokoh perempuan inspiratif dalam Akademi Dewi Pertiwi Batch 1. Dalam sesinya, Erina mengajak para peserta untuk terus berani bermimpi, memperluas wawasan melalui pendidikan, dan tidak pernah berhenti mengembangkan potensi diri. Menurutnya, ketika perempuan memperoleh akses pendidikan yang layak dan ruang untuk bertumbuh, mereka tidak hanya mengubah masa depan dirinya sendiri, tetapi juga mampu membawa perubahan bagi keluarga, masyarakat, hingga bangsa.


Memasuki sesi akademi, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai sejarah, nilai perjuangan, dan arah gerakan Partai Solidaritas Indonesia dari Andy Budiman, Wakil Ketua Umum DPP PSI. Selanjutnya, Dr. Maria Ulfah Anshor, M.Si., Ketua Komnas Perempuan, membawakan materi mengenai kepemimpinan perempuan, tantangan perempuan Indonesia di ruang publik, serta pentingnya membangun ekosistem yang mendukung perempuan untuk terus maju. Akademi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai arah organisasi dan nilai-nilai dasar Dewi Pertiwi oleh Imelda Purba.


Sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi, Dewi Pertiwi juga memperkenalkan enam Badan Otonom Dewi yang akan menjadi motor penggerak program di berbagai bidang, yaitu Dewi Sport, Dewi Majelis Ta'lim, Dewi Persatuan Guru Mengaji Indonesia, Dewi Advokasi, Dewi UMKM, dan Dewi Akademik. Prosesi tersebut ditandai dengan penyematan pin, pengalungan syal, serta pembacaan Ikrar Dewi sebagai simbol komitmen seluruh kader untuk bergerak bersama menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan Indonesia.


Menutup kegiatan, Fenty Noverita menyampaikan harapannya agar Akademi Dewi Pertiwi menjadi awal lahirnya generasi baru pemimpin perempuan Indonesia yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga karakter, integritas, empati, dan semangat pengabdian kepada bangsa.


"Kami ingin Dewi Pertiwi menjadi rumah yang melahirkan perempuan-perempuan yang berani mengambil peran, mampu berkolaborasi, dan siap memberikan manfaat bagi Indonesia. Perjalanan ini baru dimulai, dan kami mengundang seluruh perempuan Indonesia untuk bertumbuh bersama," tutup Fenty Noverita.


Sebagai organisasi perempuan mitra Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dewi Pertiwi berkomitmen untuk terus mengembangkan program kaderisasi, pemberdayaan, advokasi, pendidikan, dan kolaborasi sebagai kontribusi nyata dalam mencetak perempuan-perempuan Indonesia yang siap menjadi pemimpin di berbagai bidang.


Tentang Dewi Pertiwi


Dewi Pertiwi merupakan gerakan perempuan mitra Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berfokus pada kaderisasi, pemberdayaan, advokasi, pendidikan, dan pengembangan kepemimpinan perempuan Indonesia. Melalui berbagai program pelatihan, jejaring kolaborasi, serta aksi sosial, Dewi Pertiwi berkomitmen menjadi rumah bersama bagi setiap perempuan Indonesia untuk bertumbuh, berkarya, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa.


Informasi lebih lanjut mengenai program dan kegiatan Dewi Pertiwi dapat diakses melalui dewipertiwi.id.